Konsep Dasar Akulturasi dalam Sosiologi

Kita tentunya sering mendengar istilah aulturasi dalam istilah sehari-hari. Dalam tulisan ini, penulis hanya ingin mengingat kembali konsep dasar akulturasi dari proses pemahaman yang paling sederhana.

Akulturasi adalah proses sosial yang timbul apabila suatu kelompok masyarakat manusia dengan suatu kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur-unsur dari suatu kebudayaan asing sedemikian rupa sehingga lambat laun unsur-unsur kebudayaan asing itu diterima dan diolah dalam kebudayaan sendiri, tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian dari kebudayaan itu sendiri.

Jika disederhanakan kira-kira konsepnya adalah proses percampuran 2 (dua) budaya tanpa menghilangkan budaya aslinya. Ingat, percampuran budaya bukan peleburan budaya. Contoh sederhananya seperti bagan berikut ini:

akulturasi

Rumusan sederhana proses akulturasi

Proses akulturasi didalam sejarah kebudayaan umat manusia sering terjadi diantara masyarakat yang bertetangga. Hubungan kehidupan masyarakat mereka sedemikian akrabnya sehingga mereka sering mengadakan hubungan dagang, hubungan politik, bahkan sering terjadi hubungan darah melalui tali perkawinan. Pada saat itu unsur-unsur kebudayaan mereka saling berdifusi dan saling menyerap. Proses akulturasi juga bisa terjadi akibat adanya migrasi massal dari sekelompok masyarakat yang mendatangi suatu wilayah yang dihuni oleh sekelompok masyarakat dengan kebudayaan tertentu.

masjid kudus

Masjid Kudus di Jawa Tengah

Contoh : proses akulturasi yang sangat ideal adalah masuk dan diserapnya unsur-unsur kebudayaan Hindu dan Islam di Pulau Jawa seperti bangunan Masjid Kudus. Unsur-unsur kebudayaan tersebut dalam masyarakat jawa masih tetap sehingga disebut kebudayaan Hindu Jawa dan Islam Jawa. Dalam hal ritual kepercayaan, masih banyak juga masyarakat yang melakukan sesembahan/sesajen untuk menghormati tempat-tempat sakral walaupun sudah menganut agama Islam. Sebagaimana kita ketahui, sesajen merupakan peninggalan budaya animisme dan dinamisme hingga dalammasyarakan dikenal dengan kepercayaan Kejawen. (arz)

About ariefzulkipli

Pembelajar dibidang sosiologi, menyukai logika dan positivisme.

Posted on December 3, 2015, in Pembelajaran, Populer and tagged , , , . Bookmark the permalink. 3 Comments.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: