Konsep Anomie, Suatu Keadaan Tanpa Norma.

Masyarakat merupaka suatu organisasi yang terdiri dari unsur-unsur yang merupakan satu kesatuan, yang disebut sistem. Seiring perjalanan waktu, sistem ini menyesuaikan diri mengikuti keinginan dan kebutuhan masyarakat. Inilah yang biasa kita kenal dengan perubahan sosial.

Perubahan sosial membawa dampak bagi masyarakat berupa perubahan sikap dan perilaku. Meskipun telah terjadi perubahan sosial, masyarakat tetap menginginkan adanya keseimbangan dan harmonisasi dalam kehidupannya.

Adanya perubahan sosial akan menimbulkan perubahan pada sikap dan perilaku masyarakat. Perubahan tersebut timbul karena adanya penyesuaian, penerimaan, penyaringan, maupun penolakan.

Pada masyarakat tertentu, suatu keadaan ketika masyarakat tidak mampu menyesuaikan diri dengan perubahan yang memungkinkan terjadinya anomie.

Anomie diartikan sebagai suatu keadaan ketika seseorang sudah tidak memiliki pegangan hidup sehingga nilai yang ada mulai memudar. Ketidak mampuan masyarakat dalam menyesuaikan diri adakalanya diakibatkan oleh pertentangan antarunsur baru dengan unsur lama. Pertentangan tersebut memengaruhi nilai dan norma yang akan berpengaruh terhadap kehidupan dan perilaku masyarakat.

Apabila terjadi pertentangan yang menimbulkan disintegrasi sosial, situasi didalam masyarakat itu lama kelamaan akan menjadi chaos (kacau). Pada keadaan yang demikian inilah akan ada anomie (tanpa aturan) yaitu suatu keadaan disaat masyarakat tidak mempunyai pegangan mengenai apa yang baik dan apa yang buruk.

Hal tersebut berakibat pada ketidakmampuan anggota masyarakat untuk mengukur tindakan-tindakannya. Mereka tidak mampu melihat dengan jelas batasan antara yang baik atau buruk.

Contohnya, kekacauan yang terjadi di Timor Timur pasca jajak pendapat dan di Maluku saat terjadi kerusuhan berbau SARA.

Kesatuan dan persatuan masyarakat pada dasarnya merupakan proses yang tidak pernah selesai. Dalam menjalani proses tersebut akan berkembang tantangan baru yang tentunya memerlukkan cara baru untuk menanganinya. Seandainya tantangan tersebut tidak segera ditanggapi dengan serius, proses disintegrasi akan timbul.

About ariefzulkipli

Pembelajar dibidang sosiologi, menyukai logika dan positivisme.

Posted on November 5, 2012, in Pembelajaran and tagged , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: