Jenis Perilaku Antikonformitas

Nilai dan norma dibuat untuk mewujudkan keteraturan dalam masyarakat. Sebenarnya konsep pola-pola uang mengandung nilai dan norma sudah ada dalam benak setiap orang. Akan tetapi, dengan berbagai kepribadian, kondisi, dan situasi menyebabkan nilai dan norma dilanggar. Perilaku yang melanggar atau mengabaikan nilai dan norma ini disebut perilaku antikonformitas (nonconform). Perilaku antikonformitasadalah perilaku yang melanggar nilai dan norma sosial secara berulang-ulang dan dilakukan secara sengaja dalam masyarakat.

Jenis perilaku antikonformitas yang ada dalam masyarakat dapat diklasifikasikan dalam 6 (enam) tipe kejahatan berikut ini.

1. Kejahatan Tanpa Korban (Victimless Crimes)

Merupakan tindak kejahatan yang merugikan dirinya sendiri (pelaku kejahatan itu sendiri). Kegemaran memasang nomor undian (togel/lotre) termasuk dalam kategori ini.

2. Kejahatan Terorganisasi (Organized Crimes)

Hal ini dikarenakan kejahatan ini direncanakan dan disusun dengan matang serta dilakukan secara berkelompok. Contohnya seperti penjualan anak sebagai tenaga kerja murah dengan alibi/alasan mengangkat anak dari rumah yatim piatu/penampungan anak.

3. Kejahatan Terorganisasi Antarnegara (Transnational Organized Crimes)

Kejahatan ini lebih berat dari kejahatan terorganisasi biasa karena sudah melibatkan jaringan internasional yang lebih terorganisasi dan sulit dilacak keberadaannya. Misalnya penjualan senjata api dan sindikat penjualan narkoba.

4. Kejahatan Kerah Putih (White Collar Crimes)

Kejahatan ini dilakukan oleh seseorang yang memiliki kekuasaan dalam pemerintahan atau lembaga sosial lainnya. Kejahatan ini meliputi penggelapan uang, penggelembungan anggaran, proyek fiktif dan penyuapan.

5. Kejahatan Kerah Biru (Blue Collar Crimes)

Merupakan kejahatan yang dilakukan oleh orang biasa. Kejahatan ini dilakukan karena faktor ekonomi, rendahnya iman keagamaan, serta lemahnya internalisasi nilai dan norma dalam diri perilaku. Seperti, perampokan, pencurian, dan penganiayaan.

6. Kejahatan Perusahaan (Corporate Crimes)

Kejahatan ini dilakukan oleh perusahaan dengan tujuan menaikkan keuntungan dan menekan keruguan dengan cara merugikan karyawan dan konsumen. Perusahan hanya mementingkan dari segi keuntungan tanpa memikirkan karyawandan menggunakan berbagai cara untuk mencapai hal tersebut walaupun dengan cara-cara curang.

Kejahatan manakah yang sudah pernah kita lakukan? Anda sendiri yang mengetahuinya. Salam!

About ariefzulkipli

Pembelajar dibidang sosiologi, menyukai logika dan positivisme.

Posted on July 1, 2012, in Pembelajaran. Bookmark the permalink. 2 Comments.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: