Konsep Gejala Sosial

20160822_105303a

Para pembelajar sosiologi saat ini akan sering menemukan istilah gejala sosial. Sebenarnya istilah ini sudah biasa dalam dunia sosiologi, akan tetapi kurang terdengar. Pada pembelajaran sebelumnya istilah ini lebih kepada masalah-masalah sosial, perilaku sosial, dan lain-lain.
Istilah gejala sosial digunakan supaya maknanya lebih luas, mencakup secara umum baik dari segi positif maupun negatif yang berkaitan dengan masyarakat.
Gejala sosial merupakan fenomena sosial yang dapat diamati dalam kehidupan masyarakat. Dalam kehidupan sosialterdapat perilaku-perilaku/aktivitas masyarakat yang muncul karena dipengaruhi atau mempengaruhi masyarakat untuk menanggapi sesuatu. Adanya proses ini menunjukkan bahwa gejala sosial mengandung konsep sebab akibat. Artinya, gejala sosial muncul akibat aktivitas dalam masyarakat dan gejala sosial mempengaruhi munculnya fenomena-fenomena baru dalam kehidupan masyarakat.
Bagaimana gejala sosial muncul? Gejala sosial muncul karena pengaruh perilaku masyarakat yang menyangkut proses interaksi sosial. adanya perbedaan sosial dalam interaksi cenderung menimbulkan gejala sosial, misalnya perbedaan sudut pandang mengenai suatu masalah, kepentingan dan lain-lain.

Manusia-Manusia Besar (bagian 2)

Tulisan ini merupakan kelanjutan dari Manusia-Manusia Besar (bagian 1) Cukilan dari Buku Rekayasa Sosial Karya Jalaludin Rakhmat. Harap baca bagian 1 terlebih dahulu supaya pengetahuan anda utuh.

Thomas Carlyle memandang sejarah sebagai biografi dari manusia-manusia besar. Manusia besar adalah jiwa dari seluruh sejarah umat manusia.

Ada 3 (tiga) tipe individu di tengah-tengah masyarakat, yaitu:

  1. Ordinary people (manusia-manusia biasa)

Manusia tipe ini seperti kita yang membentuk jaringan-jaringan sosial. Masyarakat sebenarnya terdiri dari sekian banyak ordinary people. Kita tidak bisa memasukkan mereka sebagai individu besar untuk mengubah sejarah.

  1. Exceptional actors (tokoh yang memiliki kemampuan luar biasa)

Albert-Einstein-HD

Mereka bisa berbuat apa saja dan mempunyai kearifan yang dalam. Mereka bisa memahami apa yang dibutuhkan masyarakat disekitarnya. Tipe ini termasuk para nabi, pembaharu, dan tokoh sejarah besar. Mereka mempunyai sesuatu yang istimewa yang membedakannya dengan manusia lain.

  1. Holders of exceptional positions (manusia diantara dua tipe diatas)

Orang ini tidak mempunyai kebijakan  dan pengetahuan seperti yang dimiliki oleh Exceptional actors, tetapi mereka menduduki posisi penting di masyarakat. Karena itu mereka biasanya disebut Holders of exceptional positions”. Seseorang misalnya yang memiliki kearifan yang rendah, tiba-tiba menjadi presiden. Maka dia pun akan iut menentukan jalannya sejarah dan dapat mempengaruhi proses perubahan sosial. bahkan, sekiranya dia buta huruf seperti seorang kaisar di Afrika, dia dapat menentukan jalannya sejarah, paling tidak dinegerinya sendiri.

Presiden Republik Afrika Tengah

Presiden Republik Afrika Tengah

Umumnya, pemimpin-pemimpin di daerah tertentu bodoh-bodoh karena yang terlalu pintar jarang diterima dalam sistem yang demokratis. Mengapa? Kecerdasannya melampaui zamannya. Kalau anda ingin memerintah bangsa kambing, kualitas anda harus kualitas kambing juga. Kalau kualitas anda harimau, kambing-kambing akan lari, tidak akan mengambil anda sebagai pemimpin. Kalau bangsanya singa, pemimpinnya juga harus singa.

Lalu apa yang dilakukan oleh great individuals itu untuk mengubah sejarah? Ada senarai type of action yang dilakukan oleh manusia. Sebagai anggota masyarakat kita berada dalam sebuah spektrum, dari private actions, tindakan orang yang mempengaruhi secara pribadi tetapi tidak begitu banyak menimbulkan perubahan sosial, sampai tindakan bersama (collective actions) yang tidak terorganisasi dan tidak terkoordinasikan. Kalaupun sampai terorganisasi, biasanya dilakukan dengan cara yang buruk. Demonstrasi-demonstrasi yang belakangan marak, biasanya hanya bersifat temporer. Kerusuhan-kerusuhan juga menimbulkan perubahan sosial, tetapi tidak berdampak besar kepada masyarakat sebagai bangsa.

Collective actions ini biasanya dilakukan social movement (gerakan-gerakan sosial). Tindakan yang lebih bisa mengubah lagi adalah tindakan-tindakan yang terorganisasi, terencana, dan sudah disiapkan sebalumnya, seperti organizing dan mobilizing. Dalam istilah Bung Karno, dikenal dengan pembantukan kekuatan dan pemanfaatan kekuatan.

Ada sebuah organisasi sosial yang mengorganisasi rencana-rencana mereka membantuk kekuatan dan memanfaatkan kekuatan itu. Tindakan yang paling akhir adalah tindakan –tindakan politik (political actions).

Seorang great individuals diukur pengaruhnya dari seluruh tindakan ini. Bagaimana pendapat anda? silakan share dan ditunggu komentarnya.

Manusia-Manusia Besar (bagian 1)

Tulisan ini saya cukil dari Buku Rekayasa Sosial Karya Jalaludin Rakhmat yang menurut saya ide dari tulisan beliau sangat hebat, bermain dengan logika dan fakta-fakta. Tulisan ini saya bagi menjadi 2 bagian, dengan alasan supaya kesannya tidak terlalu berat.

Muhammad

ilustrasi

Teori tentang great individuals (manusia-manusia besar yang mengubah sejarah) dikemukakan oleh beberapa orang. Thomas Carlyle, misalnya adalah penulis buku Heroes and Hero Worshipers (Para Pahlawan dan Pemujaan Pahlawan). Menurutnya, sejarah adalah biografi manusia besar “history of the world is biography of the great man”. Pada salah satu bagian, dia menulis tentang Rasulullah, The Hero as The Prophet, Pahlawan Sebagai Nabi. Pada bagian ini Carlyle mengutip sebuah puisi:

Bagi bangsa Arab

Kelahiran Muhammad adalah kelahiran dari kegelapan menuju kepada cahaya

Arabia untuk pertama kalinyahidup karena kehadirannya

Bangsa-bangsa gembala yang miskin yang terasing di sahara sejak terciptanya dunia

Seorang nabi pehlawan dikirimkan kepada mereka

Dengan firman yang mereka percaya

Lihat bagaimana gembala-gembala yang tak dikenal menjadi penguasa dunia

Bangsa yang kecil tumbu menjadi bangsa yang besar

Dan dalam satu abad sesudah itu Arabia memanjang sejak Granadha sampai New Delhi

Cemerlang dalam segala cahaya dan kebesaran

Arabia menyinari abad-abad yang penjang pada bagian besar dunia

Imam memang besar dan memberikan kehidupan

Sejarah satu bangsa menjadi tumbuh subur

Menaikkan jiwa besar segera setelah bangsa itu percaya pada orang Arab

Orang ini – Muhammad – dan satu abad saja

Bukankah itu sebuah percikan yang jatuh dari langit

Kepada dunia padang pasir yang tidak dikenal dan kelabu

Dan lihatlah padang-padang pasir itu berubah menjadi amunisi yang meledak

Dan sinarnya naik ke langit sejak Delhi hingga Granadha

“And he said: The great man always acts like a thunder. He storm the skies, while others are waiting to be stormed”. Aku katakan bahwa manusia besar selalu seperti halilintar yang membelah langit, dan menusia yang lain hanya menunggu dia seperti kayu bakar. Jadi, manusia besar seperti percikan api yang membakar kayu bakar kemudian meledak dan mengubah sejarah dalam waktu yang singkat.

Konsep Dasar Akulturasi dalam Sosiologi

Kita tentunya sering mendengar istilah aulturasi dalam istilah sehari-hari. Dalam tulisan ini, penulis hanya ingin mengingat kembali konsep dasar akulturasi dari proses pemahaman yang paling sederhana.

Akulturasi adalah proses sosial yang timbul apabila suatu kelompok masyarakat manusia dengan suatu kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur-unsur dari suatu kebudayaan asing sedemikian rupa sehingga lambat laun unsur-unsur kebudayaan asing itu diterima dan diolah dalam kebudayaan sendiri, tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian dari kebudayaan itu sendiri.

Jika disederhanakan kira-kira konsepnya adalah proses percampuran 2 (dua) budaya tanpa menghilangkan budaya aslinya. Ingat, percampuran budaya bukan peleburan budaya. Contoh sederhananya seperti bagan berikut ini:

akulturasi

Rumusan sederhana proses akulturasi

Proses akulturasi didalam sejarah kebudayaan umat manusia sering terjadi diantara masyarakat yang bertetangga. Hubungan kehidupan masyarakat mereka sedemikian akrabnya sehingga mereka sering mengadakan hubungan dagang, hubungan politik, bahkan sering terjadi hubungan darah melalui tali perkawinan. Pada saat itu unsur-unsur kebudayaan mereka saling berdifusi dan saling menyerap. Proses akulturasi juga bisa terjadi akibat adanya migrasi massal dari sekelompok masyarakat yang mendatangi suatu wilayah yang dihuni oleh sekelompok masyarakat dengan kebudayaan tertentu.

masjid kudus

Masjid Kudus di Jawa Tengah

Contoh : proses akulturasi yang sangat ideal adalah masuk dan diserapnya unsur-unsur kebudayaan Hindu dan Islam di Pulau Jawa seperti bangunan Masjid Kudus. Unsur-unsur kebudayaan tersebut dalam masyarakat jawa masih tetap sehingga disebut kebudayaan Hindu Jawa dan Islam Jawa. Dalam hal ritual kepercayaan, masih banyak juga masyarakat yang melakukan sesembahan/sesajen untuk menghormati tempat-tempat sakral walaupun sudah menganut agama Islam. Sebagaimana kita ketahui, sesajen merupakan peninggalan budaya animisme dan dinamisme hingga dalammasyarakan dikenal dengan kepercayaan Kejawen. (arz)

UC Browser, handal dan keren

Browser merupakan aplikasi yang wajib saat ini. Banyak sekali browser-browser menawarkan kemampuannya untuk digunakan user.

Salah satu browser yang terkenal saat ini adalah mozilla firefox (FF), browser ini mampu mengalahkan Internet Exlorer (era tahun 2000-an) hingga Chrome (rival beratnya).

US BrowserAA

Dari sekian banya browser yang saya coba, baru-baru ini saya merasa sangat nyaman sekali dengan UC Browser. kenapa? menurut saya ini kelebihan UC Browser :

  1. Ringan, tidak memberatkan RAM seperti FF dan Chrome. Selama menggunakannya belum pernah muncul pesan keberatan dan RAM.
  2. Fresh, tampilannya segar dengan perpaduan warna orange.
  3. Menarik, bisa di ubah tampilan dasarnya dengan beberapa gaya.
  4. Gampang download Youtube, tidak perlu lagi IDM (umumnya bajakan), atau aplikasi free lainnya. Saat membuka youtube, akan muncul ikon Download dengan berbagai pilihan file video.
  5. Print PDF, bisa langsung mencetak halaman web ke bentuk PDF, dipojok kanan atas tersedia tool khusus.
  6. Virtual Wifi, jika anda menggunakan modem portable. Anda bisa sharing paket data melalui tool wifi dan bisa berbagi ke gadget lainnya tanpa aplikasi khusus.
  7. Tanpa Iklan, browser ini otomatis langsung mem-block iklan tanpa perlu menyematkan add on khusus mem-block iklan.
  8. Chromium ‘n Internet Explorer base, ternyata apps ini merupakan gabungan antara 2 browser. So, canggih kan perpaduan 2 kernel.

US BrowserAB

Mungkin itu saja, hingga saat ini saya sangat puas dengan aplikasi ini. Untuk kedepannya, entahlah. Layaknya Firefox diawal kehidupannya begitu hebat menggebrak. tapi, lambat laun mulai memakan RAM, banyak add on, sering crash. dll. mudah-mudahan tulisan ini dapat menjadi referensi anda.

Jika berminat, silakan kunjungi http://pc.ucweb.com anda akan disambut dengan tampilan menarik dan segar. Terimakasih!

Cara Mudah Membuat Kupon Undian

Akhir-akhir ini marak sekali kegiatan massal yang diadakan dalam rangka acara peringatan tertentu atau program promosi produk tertentu. Kegiatan yang paling sering adalah jalan sehat, karena kegiatan ini paling mudah, murah dan menyenangkan. Yang menjadi daya tariknya adalah tentu saja undian berhadiahnya.

Nah, tulisan saya kali ini berdasarkan pengalaman saya dalam membuat kupon undian jalan sehat. Tidak perlu ribet dengan aplikasi seperti Word, Excell, dan CorelDraw, yang dibutuhkan adalah anda harus online. Karena tutorial ini menggunakan aplikasi online base.

Oke langsung saja, langkah-langkahnya sbb:

  1. Buka browser IE (internet explorer) anda, ingat harus IE walau anda punya browser canggih lainnya.
  2. masukkan alamat : http://www.raffleprinter.com.
  3. Nanti akan muncul 3 menu utama aplikasi ini, untuk kupon undian silakan pilih Event Tickets
  4. awal
  5. setelah itu, akan muncul kotak pesan, klik OK nanti akan muncul lagi pertanyaan di bagian bawah layar anda. kira-kira pertanyaannya, Apakah anda mau membuka eventprinter4 aplication…. klik Open
  6. Nah, baru anda bisa memulai dengan klik Start Event Printer, ikon berwarna hijau.
  7. silakan kreasikan ide anda dengan memberi text dan gambar yang anda inginkan
  8. setelah itu, baiknya anda cetak dalam bentuk file XPS atau PDF
  9. barulah anda cetak dengan printer kesayangan anda

Anda tak usah khawatir dengan nomor urutnya, aplikasi ini akan meng-generate otomatis nomor yang anda inginkan. Mulai dari bagian nomor peserta dan nomor yang diundi. Dengan aplikasi ini, 1 lembar HVS dapat mencetak 8 kupon dan jika anda mencetak hingga puluhan halaman, susunan kupon akan berurutan secara otomatis saat dipotong.

Capture5

Pengalaman saya, setelah dipotong silakan dijilid dengan lem atau staples. Untuk memudahkan menyobek kupon, gunakan paku kecil yang tajam, dan buatlah lubang-lubang kecil yang rapi dan lurus layaknya menggunakan mesin.

Selamat!! anda sudah bisa membuat kupon sendiri. Mudah dan murah, serta gratisss…..

Jika tulisan ini bermanfaat, silakan di-share dan jangan lupa komentarnya.

Tradisi Membakar Uang Kertas Pada Etnis Tionghoa

Dalam ritual orang Tionghoa, seringkali kita melihat ada tradisi membakar uang kertas. Apakah maknanya? Sejak kapan?

tradisi bakar uang kertas

Tradisi terkait dengan budaya yang terlebih dulu lahir sebelum adanya agama dan bermakna penghormatan kepada leluhur. Dalam kepercayaan tradisi Tionghoa, diyakini hanya ada dua alam semesta ini, yaitu alam langit dan alam manusia.

Alam langit dipercaya sebagai tempat dewa-dewi dimuliakan. Namun, dalam perkembangan peradaban manusia, masuknya Buddhisme membuat hadirnya sebuah konsep baru yaitu alam baka, menjadikan konsep alam menjadi tiga.

Bertambahnya kepercayaan tradisional ini membuat masyarakat Tionghoa percaya manusia setelah meninggal akan menuju alam baka. Namun, terdapat pengecualian bagi manusia yang memiliki kontribusi dan jasa besar bagi masyarakat selama hidupnya. Orang-orang golongan tersebut dipercaya akan berdomisili di alam langit.

Alam langit dan alam baka diyakini memiliki pemerintahan sendiri, yang mana terjadi juga interaksi layaknya alam manusia. Atas dasar inilah, uang emas dan perak diciptakan. Uang emas (kim cua) diperuntukkan kepada dewa-dewi di alam langit. Uang perak (gin cua) diperuntukkan kepada roh manusia di alam baka. Uang perakjuga diperuntukkan bagi roh manusia yang gentayangan di alam manusia (hantu).

Lalu, mengapa dibakar? Masyarakat Tionghoa percaya dengan keberadaan dewa api yang menjadi penghubung ketiga alam tersebut. Catatan sejarah mencatat pembakaran uang kertas pertama kali dilakukan pada zaman Dinasti Jin (265-420). kegiatan ini lantas menjadi tradisi umum di zaman Dinasti Tang dan Dinasti Song.

Pembakaran uang kertas sebenarnya menjadi simbolisasi penghormatan atas leluhur dan dewa-dewi yang dipercaya juga memiliki kehidupan layaknya manusia. Namun lebih dalam lagi, tradisi ini merupakan suatu bentuk keikhlasan untuk menghormati leluhur dengan memaafkan segala kesalahan yang dulu pernah diperbuat semasa hidup. Barang yang dibakar menjadi representasi pembersihan segala hal yang berbeu duniawi.

Hingga kini, pembakaran uang kertas tetap dilaksanakan sebagian kalangan Tionghoa Indonesia. Namun, pergeseran nilai tidak bisa dihindari seiring perkembangan peradaban manusia yang kian modern. Negara seperti Taiwan, Hongkong, atau Singapura mengeluarkan kebijakan untuk mengurangi jumlah pembakaran kertas dengan memusatkan di kelenteng-kelenteng.

Sumber : kompas cetak

Pengaruh Globalisasi Terhadap Eksistensi Jati Diri Bangsa

Pada dasarnya globalisasi sangat identik dengan pembangunan, yaitu sama-sama ingin mewujudkan masyarakat modern yang sesuai dengan situasi dan kondisi. Tujuan yang mulia tersebut tentunya tidak selamanya akan menghasilkan produk yang sesuai. Berbagai proses tersebut terkadang menimbulkan berbagai dampak yang negatif. Hal itu bisa diakibatkan oleh buruknya perencanaan pembangunan, lemahnya sumber daya manusia, ataupun oleh kurangnya pengawasan. Dampak negatif dari pembangunan ini di dalam ilmu sosiologi dinamakan biaya sosial (social cost)

Proses pembangunan membutuhkan tingkat penguasaan iptek yang cukup tinggi. Kemampuan tersebut harus ditunjang pula oleh kemampuan masyarakat untuk menyesuaikan berbagai nilai dan norma dengan perkembangan zaman, sehingga akan tercipta keseimbangan kondisi alam, sosial, serta berbagai kemampuan masyarakat.

Contoh nyata mengenai hal tersebut bisa kita lihat dari beberapa perilaku oknum pejabat pemerintah yang dengan berbagai cara berusaha untuk hidup mewah dan bersenang-senang. Lahirnya perilaku tersebut tentunya diakibatkan oleh ketidaksiapan mental mereka. Pada tingkat masyarakat, perilaku tersebut menyebabkan kecemburuan sosial bahkan konsumerisme. Hal itu bisa menyebabkan benturan nilai, disintegrasi sosial, bahkan anomie yaitu keadaan tanpa aturan sosial.

Pudarnya berbagai nilai dan norma akan menyebabkan memudarnya eksistensi jati diri bangsa. Globalisasi telah menghilangkan berbagai sekat-sekat kebudayaan antarnegara. Hal itu menyebabkan banyak orang yang terpengeruh oleh berbagai hal yang berbau barat dan tanpa mempedulikan hal itu baik atau tidak.

Pengaruh globalisasi mengkhawatirkan banyak orang, terutama ketakutan adanya marjinalisasi (penyingkiran) terhadap budaya lokal. Euforia budaya barat banyak diadopsi oleh generasi muda yang notabene adalah generasi yang akan meneruskan kebudayaan nasional. (arz)

Modern itu ….

Modernisasi berasal dari bahasa Latin Modernus yang dibentuk dari kata modo dan ernus. Modo berarti cara dan Ernus menunjuk pada adanya periode waktu masa kini. Modenisasi berarti proses menuju masa kini atau dapat pula berarti perubahan dari masyarakat tradisional menuju masyarakat yang modern.

Jadi, modernisasi merupakan suatu proses perubahan sosial dimana masyarakat yang sedang memperbaharui dirinya berusaha mendapatkan ciri-ciri atau karakteristik yang dimiliki masyarakat modern.

Pada masyarakat awam, istilah modernisasi sering diartikan/disamaartikan dengan westernisasi, terutama pada sikap para pelakunya yang cenderung selalu meniru secara mutlak pengaruh barat yang masuk. Modernisasi bisa saja berarti meniru atau mengambil teknologi Barat tanpa harus bergaya hidup seperti orang Barat.

Modernisasi juga tidak sama dengan sekulerisasi. Sekulerisasi adalah suatu proses pemisahan antara nilai-nilai keagamaan dengan nilai-nilai kepentingan duniawi dengan penekanan pada kepentingan duniawi.

Bagaimana dengan manusia modern? Menurut Alex Inkeles, terdapat 9 ciri manusia modern, yaitu:

  1. Memiliki sikap hidup untuk menerima hal-hal yang baru dan terbuka untuk perubahan.
  2. Memiliki keberanian untuk menyatakan pendapat atau opini mengenai lingkungannya sendiri serta kejadian yang terjadi jauh diluar lingkungannya serta dapat bersikap demokratis.
  3. Menghargai waktu dan lebih banyak berorientasi ke masa depan daripada masa lalu.
  4. Memiliki perencanaan dan pengorganisasian.
  5. Percaya diri.
  6. Perhitungan/tidak gegabah.
  7. Menghargai harkat hidup manusia lain.
  8. Percaya pada ilmu pengetahuan dan teknologi.
  9. Menjunjung tinggi suatu sikap dimana imbalan yang diterima seseorang haruslah sesuai dengan prestasinya di masyarakat.

Sikap Mental Manusia Modern
Suatu modernisasi supaya berjalan dengan lancar, perlu dukungan dari kebudayaan masyarakat. Kebudayaan suatu masyarakat dapat menjadi pendorong sekaligus penghambat proses modernisasi. Oleh karena itu, sikap mental dan nilai budaya suatu masyarakat sangat menentukan diterima atau ditolaknya suatu perubahan atau modernisasi. Sikap mental yang dapat menjadi pendorong proses modernisasi antaralain adalah rajin, tepat waktu, dan berani mengambil resiko. (arz)

Konsep Dasar Konformitas

Kita tentunya sering melihat seorang anak laki-laki yang bermain mobil-mobilan, perang-perangan, atau alat bangunan, sedangkan anak perempuan bermain dengan boneka, alat memasak, atau alat kecantikan. Bagaimana kesannya? Sebaliknya, bagaimana pendapat anda jika anak laki-laki bermain boneka dan anak perempuan bermain mobil-mobilan?

Pada kasus pertama, yang dilakukan oleh anak laki-laki dan perempuan itu umumnya dianggap sebagai sesuatu yang wajar. Perilaku anak laki-laki dan anak perempuan dikatakan sesuai (konform) terhadap norma dan nilai sosial yang berlaku di masyarakat. Sementara itu pada kasus kedua anak itu dikatakan menyimpang karena tidak berperilaku sesuai dengan harapan masyarakat (non-konform).

Proses sosialisasi menghasilkan konformitas. Menurut John M. Shepard, konformitas merupakan bentuk interaksi yang didalamnya seseorang berperilaku terhadap orang lain sesuai dengan harapan kelompok atau masyarakat dimana ia tinggal.

Konformitas berarti proses penyesuaian diri dengan masyarakat dengan cara menaati norma dan nilai-nilai masyarakat. Sementara itu, perilaku yang menyimpang atau tidak sesuai dengan norma dan nilai-nilai dalam masyarakat disebut sebagai perilaku non-konformis atau yang dikenal dengan sebutan perilaku menyimpang (deviance).

Konformitas pada masyarakat tradisional berbeda dengan masyarakat modern. Konformitas masyarakat tradisional terhadap norma dan nilai sosial yang berlaku sangat kuat. Isi norma dan nilai tersebut sama dari satu generasi ke generasi selanjutnya ttanpa banyak mengalami perubahan. Norma dan nilai sosial pada masyarakat tradisional cenderung homogen sebab pengaruh dari luar masih kurang. Penyimpangan dalam masyarakat tradisional tidak disukai sebab dianggap mengganggu tradisi.

Sementara itu, pada masyarakat modern seperti di kota-kota, anggota-anggotanya selalu berusaha menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan, sebab kota merupakan jalan masuk pengaruh-pengaruh luar. Oleh karena itu, konformitas didaerah perkotaan sangat kecil dibandingkan dengan daerah pedesaan. Bahkan konformitas di masyarakat perkotaan kadang dianggap sebagai penghambat kemajuan. (arz)